Rabu, 29 Februari 2012
Polaroid
Kamera jenis ini memakai lembaran polaroid yang langsung memberikan gambar positif sehingga pemotret tidak perlu melakukan proses cuci cetak film. (wikipedia)
kamera Polaroid dapat diklasifikasikan menurut jenis film yang mereka gunakan. Foto Polaroid awal (pra-1963) digunakan rol film instan, yang sejak saat itu telah dihentikan. Film Roll datang dalam dua rol (positif / mengembangkan agen dan negatif) yang dimasukkan ke kamera dan akhirnya ditawarkan dalam tiga ukuran (40, 30, dan 20 seri).Kemudian kamera digunakan "paket film," yang mengharuskan fotografer untuk menarik film dari kamera untuk pembangunan, maka kulit selain positif dari negatif pada akhir proses berkembang. Paket film awalnya ditawarkan dalam format persegi panjang (100 series), kemudian dalam format persegi (80 seri). Kemudian foto-foto Polaroid, sekali populer seperti SX-70 , menggunakan format persegi film integral, di mana semua komponen film (negatif, pengembang, fixer, dll) yang terkandung.Setiap paparan dikembangkan secara otomatis setelah ditembak diambil.SX-70 (atau Sisa Zero) film baru-baru ini dihentikan namun memiliki berikut yang kuat dari para seniman yang digunakan untuk manipulasi gambar.
600 seri kamera seperti Pronto, Sun 600, dan menggunakan One600 600 (atau lebih sulit untuk menemukan profesional 779) film.Menggunakan kamera Polaroid Spectra Spektrum Polaroid film yang kembali ke format persegi panjang.Captiva, Joycam, dan Popshots (gunakan tunggal) menggunakan kamera film seri 500 yang lebih kecil dalam format persegi. I-zona kamera menggunakan format film sangat kecil yang ditawarkan dalam format stiker.Akhirnya, film digunakan kamera Mio Mio, yang merupakan format film yang lebih kecil dari 600, tetapi lebih besar dari 500 film seri.
Dan sekarang untuk isinya sudah mulai didapat. Banyak dari toko online yang menawarkan dengan harga yang murah. Sehingga peminat polaroid kembali muncul.
Minggu, 26 Februari 2012
Kamera Lomo
LOMO sendiri merupakan singkatan dari Leningradskoye Optiko-Mechanichesckoye Obyedinenie (Penggabungan Mekanis Optik Leningrad). Nama tersebut merupakan sebuah pabrik lensa yang berada di St. Petersburg, Rusia. Pabrik tersebut memproduksi lensa untuk alat-alat kesehatan seperti lensa miskroskop, alat-alat persenjataan, dan lensa kamera. Di Austria, pabrik tersebut menjadi inspirasi bagi sebuah merek dagang komersil untuk produk-produk yang berkaitan dengan fotografi. Merek dagang tersebut bernama Lomographische AG. Kamera lomografi masih menggunakan film gulungsehingga disebut sebagai fotografi analog sedangkan fotografi modern sudah menggunakan teknologi digital dalam pengambilan gambar maupun pengolahannya. Orang-orang yang menyukai lomografi dan yang suka mengambil foto menggunakan kamera LOMO disebut sebagai "lomografer".
1. Lomographic Colorsplash Camera. Keistimewaan Lomo yang satu ini adalah flash yang punya bermacam warna. Foto yang dihasilkan pun warnanya beda dari yang tampak di viewfinder.
2. Lomographic Fisheye Camera. Sesuai namanya, kamera ini mengambil gambar layaknya pandangan mata ikan, berbentuk cembung. Biar efeknya lebih terlihat, sebaiknya digunakan pada objek outdoor.
3. Lomographic Oktomat. Lomo dengan lensa majemuk (8 lensa) yang mengambil gambar secara berurutan dalam waktu tertentu. Lomo lensa majemuk lainnya adalah Action Sampler (4 lensa majemuk membentuk segiempat) dan Super Sampler (4 lensa sejajar).
4. Lomographic Holga. Kamera Lomo medium format yang sangat sederhana, dengan konstruksi lensa yang juga sederhana. Sanggup menghasilkan efek vignette, blur, light leaks, dan distorsi-distorsi lain. Lomographic holga punya prinsip dan hasil foto yang mirip dengan Lomographic Diana.
5. Lomographic Horizon. Jenis Lomo yang menggunakan lensa swing untuk menghasilkan foto panoramic.
6. Lomographic Frogeye Underwater. Seperti sifat katak yang merupakan hewan amphibi, kamera ini bisa digunakan di daratan maupun di dalam air.
1. Lomographic Colorsplash Camera. Keistimewaan Lomo yang satu ini adalah flash yang punya bermacam warna. Foto yang dihasilkan pun warnanya beda dari yang tampak di viewfinder.
2. Lomographic Fisheye Camera. Sesuai namanya, kamera ini mengambil gambar layaknya pandangan mata ikan, berbentuk cembung. Biar efeknya lebih terlihat, sebaiknya digunakan pada objek outdoor.
3. Lomographic Oktomat. Lomo dengan lensa majemuk (8 lensa) yang mengambil gambar secara berurutan dalam waktu tertentu. Lomo lensa majemuk lainnya adalah Action Sampler (4 lensa majemuk membentuk segiempat) dan Super Sampler (4 lensa sejajar).
4. Lomographic Holga. Kamera Lomo medium format yang sangat sederhana, dengan konstruksi lensa yang juga sederhana. Sanggup menghasilkan efek vignette, blur, light leaks, dan distorsi-distorsi lain. Lomographic holga punya prinsip dan hasil foto yang mirip dengan Lomographic Diana.
6. Lomographic Frogeye Underwater. Seperti sifat katak yang merupakan hewan amphibi, kamera ini bisa digunakan di daratan maupun di dalam air.
Sabtu, 25 Februari 2012
Kamera
Kamera adalah alat untuk merekam bayangan yang dibentuk oleh cahaya tampak atau penyinaran elektromagnetis lain.
Rekaman yang terjadi dapat dalam bentuk perubahan kimia, baik dalam cairan kimia (misal gambar foto) maupun sinyal elektrik (misal kamera televisi).
Bagian-bagian dari kamera adalah :
1. Susunan lensa cembung (lensa objektif)
2. Di antara susunan lensa itu terdapat diafragma yang dapat diatur lebarnya sehingga dapat meneruskan cahaya yang masuk
3. Oleh lensa tadi, cahaya diteruskan ke pelat film negative.
Proses jalannya sinar sebagai berikut. Lensa objektif berfungsi membentuk bayangan nyata, diperkecil, dan terbalik pada pelat peka cahaya. Untuk membentuk bayangan yang jernih dan terang, jarak bayangan s’ harus diatur dengan menggeser lensa ke dalam atau ke luar. Untuk mengatur cahaya digunakan diafragma. Sebagai pelat potret (film) digunakan bidang kaca atau seluloid yang dilapisi gelatin dan perak bromide, yang menghasilkan gambar negative. Dengan mencetakkan negative ini pada kertas film (kertas peka), terjadilah gambar positif.
Rekaman yang terjadi dapat dalam bentuk perubahan kimia, baik dalam cairan kimia (misal gambar foto) maupun sinyal elektrik (misal kamera televisi).
Bagian-bagian dari kamera adalah :
1. Susunan lensa cembung (lensa objektif)
2. Di antara susunan lensa itu terdapat diafragma yang dapat diatur lebarnya sehingga dapat meneruskan cahaya yang masuk
3. Oleh lensa tadi, cahaya diteruskan ke pelat film negative.
Proses jalannya sinar sebagai berikut. Lensa objektif berfungsi membentuk bayangan nyata, diperkecil, dan terbalik pada pelat peka cahaya. Untuk membentuk bayangan yang jernih dan terang, jarak bayangan s’ harus diatur dengan menggeser lensa ke dalam atau ke luar. Untuk mengatur cahaya digunakan diafragma. Sebagai pelat potret (film) digunakan bidang kaca atau seluloid yang dilapisi gelatin dan perak bromide, yang menghasilkan gambar negative. Dengan mencetakkan negative ini pada kertas film (kertas peka), terjadilah gambar positif.
Langganan:
Postingan (Atom)





